PROCEFA


15.png

 

KOMPOSISI:
Tiap vial berisi Natrium Cefotaxime 1.1 g yang setara dengan
Cefotaxime……...……………… 1.0 g

INDIKASI:
Cefotaxime diindikasikan untuk mengobati penderita yang terkena infeksi secara serius oleh strain mikroorganisme yang peka terhadap Cefotaxime sebagai berikut ini :
- Infeksi saluran pernapasan bagian bawah yang ditimbulkan oleh Enteroccus sp, Staphylococcus epidermidis, S. Aureus, 
  Citobacter sp, Enterobacter sp, Escherichia coli, Neisseria gonorrhoeae.
- Infeksi saluran genitouriner yang disebabkan Enteroccus sp, Staphylococcus epidermidis, S. Aureus, Citobacter sp, 
  Enterobacter sp, Escherichia coli, Neisseria gonorrhoeae.

- Infeksi ginekologis seperti inflamasi pelvis, endometritis dan pelvis cellulitis yang disebabkan oleh Staphylococcus 
  epidermidis, Streptococcus sp, Enterococcus sp, Enterobacter sp, Klebsiella sp, Bacteriodes sp, Clostridium sp, 
  Peptostreptococcus sp, Fusobacterium sp. Enterobacter sp, Klebsiella sp, Bacteriodes sp, Clostridium sp, 
  Peptostreptococcus sp, Fusobacterium sp.
- Bacteremia/septicemia yang ditimbulkan oleh Escherichia coli, Klebsiella sp, serratia marcencens, S. Aureus, 
  Streptococcus sp.
- Infeksi kulit dan struktur kulit yang disebabkan oleh Staphylococcusaureus ,S. epidermidis, Streptococcus pyogenes 
  (grup Astreptococci) dan streptococci lain Enterococcus sp, Acinetobacter sp.
- Infeksi intra-abdominal seperti peritonitis yang ditimbulkan oleh Streptococcus sp, Escherichia coli, Klebsiella sp, 
  Bacteriodes sp, dan Coccus anaerob.
- Infeksi tulang dan sendi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus sp, Pseudomonas sp, dan Proteus 
  mirabilis.
- Belum terdapat data klinis yang cukup untuk mendukung pengobatan terhadap infeksi yang disebabkan oleh Salmonella 
  typhi dan Paratyphi A dan B.
- Tidak efektif terhadap Treponema pallidum dan Clostridium difficile.
- Pada infeksi parah dimana jiwa penderita terancam, kombinasi Cefotaxime dengan Aminoglikosida dapat diberikan 
  secara terpisah, tidak dicampur dalam satu syringe.
- Infeksi karena Pseudomonas aeruginosa memerlukan pengobatan dengan antibiotik lain yang efektif terhadap 
  Pseudomonas.

DOSIS:
Dewasa
Dosis dan rute pemberian harus ditetapkan berdasarkan jenis organisme penyebab infeksi, sensitifitas patogen dan keadaan penderita. Tetapi harus dimulai sebelum hasil uji sensitifitas diketahui. Kecuali dinyatakan lain untuk orang dewasa dan anak diatas 12 tahun diberikan satu vial Cefotaxime 1 g setiap 12 jam. Pada infeksi yang berat, dosis harian dapat ditingkatkan hingga dosis maksimum 12 g. Jika dosis sehari 4 g, pemberian dibagi 2 dosis, masing-masing 2 g dengan interval pemberian 12 jam. Jika diperlukan dosis harian yang lebih tinggi, interval pemberian antara injeksi atau infus dikurangi menjadi 8 atau 6 jam.

Dosis pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
Pada pasien dengan bersihan kreatinin < 5 ml/menit, dosis perawatan harus dikurangi menjadi ½ dosis normal. Dosis awal tergantung kepada sensitifitas patogen dan keparahan infeksi. Untuk pengobatan gonore yang tidak terkomplikasi, Cefotaxime 1 g dosis tunggal dapat diberikan secara intramuskular. Pada bakteri yang kurang sensitif dosis dapat dinaikkan. Pasien harus diperiksa terhadap infeksi sifilis sebelum pengobatan dilakukan. Untuk pencegahan infeksi selama operasi, diberikan 1 – 2 g Cefotaxime secara intramuskular 30 – 60 menit sebelum pembedahan dilakukan.

KONTRA INDIKASI:
Obat tidak boleh diberikan kepada penderita hipersensitif terhadap sefalosporin.

KEMASAN:
Dus isi 1 vial mengandung Natrium Cefotaxime 1.1 g yang setara dengan 1.0 g Cefotaxime dan 1 Ampul 4 ml aqua pro injeksi
No. Reg : DKL0533206644A1

Diproduksi Oleh :
PT. PROMEDRAHARDJO FARMASI INDUSTRI