GLOBAL WARMING DAN PERUBAHAN SUHU



GLOBAL WARMING dan PERUBAHAN SUHU

Pemanasan global (global warming) dan perubahan iklim (climate change) saat ini menjadi agenda pembicaraan utama di seluruh dunia. Karena sudah menjadi isu universal, berbagai pemimpin dunia memberikan perhatian penuh untuk membahas hal tersebut.

Indonesia termasuk dalam negara yang akan menerima dampak besar akibat pemanasan global dan perubahan iklim yang sedang terjadi. Ditinjau dari efek langsung terhadap kesehatan manusia, maka akan terjadi peningkatan insiden dan prevalensi penyakit-penyakit :

1. akibat perubahan suhu lingkungan yang ekstrim

2. akibat polusi udara yang terjadi

3. akibat gizi buruk karena gangguan ketahanan pangan

4. yang ditularkan melalui air dan makanan

5. yang ditularkan melalui vektor dan rodent (misal penyakit malaria dan demam berdarah, serta leptospirosis akan lebih cepat menyebar kemana-mana)

Kondisi cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini rupanya bisa mengancam kesehatan. menyebutkan cuaca ekstrim ini terutama berbahaya bagi mereka yang daya tahan tubuhnya lemah. Penyakit yang mengancam dikelompokan menjadi dua bagian. “Penyakit infeksius dan non infeksius".

Non infeksius antara lain alergi (karena udara, debu, kutu, bulu binatang) sangat berperan pada kondisi yang ekstrim. Pada saat udara sangat panas disertai kondisi mendadak hujan, biasanya kemampuan tubuh untuk beradaptasi menjadi terganggu, tubuh dengan sendirinya bereaksi dan beradaptasi dengan perubahan cuaca tersebut. Masalahnya, proses adaptasi yang begitu cepat bisa membuat daya tahan tubuh anjlok, sehingga tubuh tidak mampu melakukan reaksi pertahanan secepat perubahan cuaca. Akibatnya, jika yang bersangkutan peka terhadap sesuatu, maka kondisi alergi bisa terjadi pada cuaca ekstrim tersebut.

Sementara penyakit infeksius muncul karena terjadinya mutasi dari berbagai penyebab penyakit menular yang penyebabnya sangat bervariasi. Yaitu karena bakteri maupun virus dan jamur. Belum sempat tubuh mengenali penyebab penyakit infeksinya, sudah diserang lagi oleh penyebab lain. Sehingga dalam waktu bersamaan tubuh menerima informasi berbeda-beda dan ini salah satu penyebab lemahnya pertahanan tubuh, sehingga timbullah penyakit infeksius itu. kita tidak menyadari bahwa setiap hari, tubuh kita terpapar radikal bebas, baik dari dalam maupun dari luar tubuh. Faktor dari dalam misalnya, lantaran pembakaran sel yang berlangsung pada waktu bernapas, metabolisme sel, olahraga yang berlebihan dan adanya peradangan. Sedangkan faktor eksternal umpamanya, karena polusi dari kendaraan bermotor, industri, asap rokok, mesin foto copy, AC, radiasi matahari, serta bahan pencemar lainnya yang hampir setiap hari ada di lingkungan kerja atau lingkungan hidup kita.

Sick Building Syndrome  adalah istilah yang menyatakan bahwa gedung-gedung industri, perkantoran, perdagangan dan rumah tinggal yang menimbulkan dampak penyakit, Berbagai penyakit itu muncul disebabkan polutan dari berbagai perangkat dan peralatan di dalam ruangan gedung, kantor dan rumah. Polutan yang mencemari ruangan kerja itu seperti asap rokok, ozone yang berasal dari mesin fotocopy dan printer, kuman dan bakteri yang berasal dari karpet. Pengaturan suhu udara yang diciptakan oleh pemakaian pendingin udara inilah yang membuat bakteri-bakteri merugikan seperti Chlamydia, Escheriachia dan Legionella spleluasa bergerilya di saluran pernapasan. Sisanya, 17% disebabkan pencemaran zat kimia yang ada di dalam gedung. Seperti mesin fotokopi, pengharum ruangan, larutan pembersih, atau bahan kain pelapis dinding.

Bagaimana mengatasinya. Tentunya dengan kondisi kondisi yang ada tersebut dan nyaris tidak terhindarkan kita harus melakukan antisipasi antara lain melalui : perbaikan dan peningkatan kualitas udara baik itu didalam maupun luar gedung, pemeliharaan peralatan pelengkap baik di tempat kerja maupun rumah serta penempatannya. Dan yang tidak kalah penting pola hidup sehat seperti makanan, olahraga teratur serta pemberian suplemen yang dapat menjaga daya tahan tubuh kita tetap prima dan dapat menangkal radikal bebas.

Ezygard
Ezygard merupakan suatu sediaan Immunomodulator yang bermanfaat untuk membantu memelihara daya tahan tubuh serta sebagai suatu antioksidan dan Dengan komposisi yang lengkap yaitu Echinacea dan Beta glucan yang telah terbukti berperan sebagai suatu imunostimulan yang kuat serta ditambah zinc picolinat dan Vitamin C sebagai anti oksidan yang dapat mencukupi kebutuhan dalam menjaga kondisi tubuh dikala sehat maupun membantu daya tahan tubuh dikala sakit. Ezygard dengan teknologi nano memberikan benefit dalam absorpsi dan bioavailibilitas secara optimal sehingga memberikan kebugaran dan daya tahan tubuh sepanjang hari.

Ezgyard tersedia dalam dua kemasan :
Ezygard forte untuk dewasa
Ezygard sirup untuk anak anak